SIMPLE
Aman Nyaman Berinternet
Suatu hari Pak Adul kaget bukan kepalang. Sebagian besar file di laptopnya mendadak tidak bisa dibuka padahal beberapa jam lagi dia harus persentasi menggunakan file - file tersebut. Hampir seluruh file yang ada di laptopnya berubah menjadi file yang tidak dikenali dan ada 1 file text yang menatik utuk dibuka. Ketika dibuka, isinya adalah perintah transfer sejumlah uang dengan menggunakan media cryptocurrency jika Pak Adul ingin filenya bisa digunakan kembali. Belakangan Pak Adul tahu bahwa laptopnya sudah terkena Ransomware.
Lain halnya dengan Bu Minul. Suatu hari dia melihat Mawar, anak gadisnya yang berusia belasan, seperti sedang mengobrol dengan seseorang di smartphone miliknya sambil berjalan - jalan di sekeliling rumah mulai dari pintu depan sampai ke kamar tidurnya. Terkadang Mawar membalikkan layar smartphonenya seperti sedang menunjukkan sesuatu kepada teman bicaranya itu. Spontan Bu Minul merebut smartphone Mawar dan melihat wajah seorang laki - laki yang tidak dikenalnya. Laki - laki tersebut pun langsung menutup dan mematikan smartphonenya. Belakangan Bu MInul melihat berita permapokan di televisi yang wajah pelakunya mirip dengan wajah laki - laki yang dia lihat di layar smartphone Mawar tempo hari.
2 kejadian di atas adalah contoh negatif dari penggunaan internet yang tidak sehat dan tidak aman. Serem ya hehehe...
Dewasa ini penggunaan dan akses intenet sudah tidak dapat dibendung lagi. Hampir seluruh lapisan masyarakat tua muda sudah mulai akrab dengan yang namanya internet. Baik melalui komputer seperti laptop maupun gadget / gawai seperti smartphone. Selain manfaat yang bisa kita dapatkan dari mahluk bernama internet ini, kita pun harus waspada akan ancaman dan efek negatif dari penggunaan internet agar kasus seperti yang dialami Pak Adul dan Bu Minul tidak menimpa kita. Na'udzubillahi min dzalik....
Trus gimana dong supaya aman dan nyaman kita pake internet ?
Teman - teman bisa mencari info melalui Mbah Gugel tentang ancaman internet dan antisipasinya. Mulai dari ancaman yang ringan sampai dengan yang merugikan seperti kasus Pak Adul.
Ah ga ngerti, banyak banget cara - caranya pake bahasa inggris pula....
Siapp Boss... sesuai judul di atas, kita coba buat simple eh sederhana aja..
Kalimat kunci adalah...
![]() |
Anggap Laptop / Smartphone / Gadget seperti rumah kita sendiri
|
Gadget yang terhubung ke internet ibaratnya rumah di pinggir jalan. Setiap hari kita bisa melihat lalu lalang orang dan kendaraan di depan rumah. Terkadang ada yang tiba - tiba mampir ke rumah kita baik yang kita kenal atau tidak. Baik yang kita undang atau tidak. Nah seperti itulah kira - kira.
Lalu lalang di jalan bisa sebagai perumpamaan arus informasi yang bisa kita lihat di internet. Hampir semua informasi bisa kita dapatkan. Ketika kita coba cari tahu informasi dengan masuk ke web tertentu, ibaratnya kita mengundang orang untuk masuk ke rumah kita. Orang / web tersebut bisa yang kita kenal maupun tidak. Jadi berhati - hati ketika kita klik link web tertentu terutama yang tidak kita kenal. Link web tersebut bisa saja kita dapatkan dari email atau percakapan di whatsapp misalnya.
Terkadang "tamu" tersebut membawa "tamu" lain yang tidak kita ketahui yang mungkin saja bisa merugikan kita. Tamu lain inilah yang bisa kita ibaratkan sebagai ancaman seperti dengan apa yang dikenal dengan istilah spyware, malware, virus, dan lain-lain.
Kata kunci dari penjelasan di atas adalah berhati - hati.
Kan kita gaptek nih, kita ga tau itu web berbahaya atau tidak, dia "ditumpangi" sesuatu atau tidak...
Nah, sama seperti rumah kita. KIta belum tentu dapat mengenali semua tamu yang datang. Kadang juga kita lengah, lupa ngunci pintu jendela jadi maling bisa masuk. Kalimat Kunci yang ke dua adalah
![]() |
| Gunakan "Penjaga" |
Penjaga di sini maksudnya adalah program / aplikasi / software yang bertugas untuk menjaga, mengawasi, dan memeriksa gadget kita. Bisa dikenal sebagai Antivirus dan sejenisnya. Ibarat pada sebuah rumah, aplikasi antivirus dan kawan - kawannya ini adalah sekelompok petugas keamanan yang bertugas untuk menjaga, mengawasi, dan memeriksa secara kontinyu sisi keamanan laptop / gadget kita. Ada aplikasi yang berbayar, tapi tidak sedikit juga yang menawarkan versi gratisnya. Bahkan ada juga aplikasi yang sudah bawaannya dari Windows sendiri yaitu Windows Defender.
Perkembangan ancaman / virus / spyware dan sejenisnya di dunia internet sangat pesat. Oleh karena itu, setelah memasang antivirus pada gadget kita, pastikan untuk selalu update program / aplikasinya. Beberapa antivirus menawarkan fitur update otomatis begitu terhubung dengan jaringan internet, beberapa hanya tersedia di versi yang berbayarnya.
Memang tidak bisa menjamin 100% gadget kita akan aman dari ancaman "penjahat". Tapi setidaknya hal - hal yang bertebaran di dunia internet tidak "bebas" begitu saja bersentuhan / memasuki gadget kita. Ibarat rumah, ada "pos pemeriksaan" di berbagai "jalur gerbang masuk".
Trus yang kasus Bu Minul itu bagaimana?
Hal itu terkait dengan kebiasaan kita menggunakan internet. Termasuk yang digunakan oleh anggota keluarga lain. Beberapa aplikasi bahkan untuk windows dan google android sendiri menyediakan fitur seperti Parental Lock. Hal ini dapat meminimalisir gadget yang digunakan oleh anggota keluarga bisa mengakses situs - situs yang berbahaya atau di luar kisaran umurnya.
Namun yang lebih penting dari itu semua adalah proses edukasi dan kedekatan antar sesama anggota keluarga sebagai pengguna internet. Aplikasi dan fitur yang disebutkan di atas hanya berupa tools / alat saja. Pengawasan dan hubungan antar keluarga serta memberikan perhatian dan pengertian tentang penggunaan internet yang sehat, bijak, dan aman.
Mungkin itu dulu untuk sharing saat ini. Terima kasih sudah menyempatkan membaca tulisan ini. Mungkin di lain waktu bisa kita diskusi lagi untuk hal - hal yang lebih detail. Semoga Allah SWT meridhoi usaha kita semua. Aamiin
Perkembangan ancaman / virus / spyware dan sejenisnya di dunia internet sangat pesat. Oleh karena itu, setelah memasang antivirus pada gadget kita, pastikan untuk selalu update program / aplikasinya. Beberapa antivirus menawarkan fitur update otomatis begitu terhubung dengan jaringan internet, beberapa hanya tersedia di versi yang berbayarnya.
Memang tidak bisa menjamin 100% gadget kita akan aman dari ancaman "penjahat". Tapi setidaknya hal - hal yang bertebaran di dunia internet tidak "bebas" begitu saja bersentuhan / memasuki gadget kita. Ibarat rumah, ada "pos pemeriksaan" di berbagai "jalur gerbang masuk".
Trus yang kasus Bu Minul itu bagaimana?
Hal itu terkait dengan kebiasaan kita menggunakan internet. Termasuk yang digunakan oleh anggota keluarga lain. Beberapa aplikasi bahkan untuk windows dan google android sendiri menyediakan fitur seperti Parental Lock. Hal ini dapat meminimalisir gadget yang digunakan oleh anggota keluarga bisa mengakses situs - situs yang berbahaya atau di luar kisaran umurnya.
Namun yang lebih penting dari itu semua adalah proses edukasi dan kedekatan antar sesama anggota keluarga sebagai pengguna internet. Aplikasi dan fitur yang disebutkan di atas hanya berupa tools / alat saja. Pengawasan dan hubungan antar keluarga serta memberikan perhatian dan pengertian tentang penggunaan internet yang sehat, bijak, dan aman.
Mungkin itu dulu untuk sharing saat ini. Terima kasih sudah menyempatkan membaca tulisan ini. Mungkin di lain waktu bisa kita diskusi lagi untuk hal - hal yang lebih detail. Semoga Allah SWT meridhoi usaha kita semua. Aamiin



Tidak ada komentar:
Posting Komentar